Iman's posts with tag: vietnam

|  | Puas menikmati kopi hitam di Trung Nguyen Cafe, perjalanan berlanjut menyusuri remang2 HCMC. Sungguh suasana yang nyaman berada di kota yg tentram ini.. Menyusuri seputar 'alun2' dan independece palace, sayang dah malam. Jd ga bs mampir u/ sekedar memuaskan keingintauan yg cukup kental mengeksplor dengan foto megahnya interior istana.
Kembali ke Ben Thanh market, tawar menawar harga barang dilakukan dengan bahasa tarzan plus kalkulator. Suasana pasar yg meriah di malam hari, penuh dengan warung tenda yg berjualan makanan dan pakaian. Sayang.. hampir disemua warung menjajakan b2 dalam menunya.. Gagal de mencoba makan & kongkow di tengah pasar pusat kota Ho Chi Minh. Hiks... Puas berkeliling, kami menutup hari itu dengan makan malam (sekali lg) di KFC. Krn tdk menemukan makanan yg "layak" u/ dimakan... Malam tidur nyenyak agar bsk bisa menikmati perjalanan menuju Moc Bai border, trus menyebrang ke Cambodia..
Ho Chi Minh City 9 April '06 ::iman:: |

|  | Good Morning, Vietnaaammmm.....!!!! Sepotong kalimat yang diucapkan penyiar Cronauer (Robin Williams) dalam film Good Morning, Vietnam garapan Barry Levinson, menjadi kalimat pembuka siaran radionya ketika masa perang Vietnam yg berseting tahun 1965. Mengingatkan kembali nuansa Vietnam jaman dulu. Saat dimana perang msh berkecamuk di selatan Vietnam ini. Terutama di wilayah Saigon.
Kota Saigon menjadi sebuah kota yg amat sering terdengar, bahkan cukup identik dengan Vietnam. Menginspirasi Matt Kramer membentuk band yg cukup tenar di awal 90an bernama Saigon Kick yang bermarkas di South Florida. Yah.... Itulah Saigon dimasa lalu...
Sisa2 ketenaran masa lalu sebuah kota yg pernah penuh dengan kecamuk perang, coba kami gapai saat pertama kali mendarat di Chang Hang Khong Quoc Te Tamson Nhat, airport internasional Saigon. Nama yg sangat panjang utk ukuran Bahasa Indonesia. Hanggar2 raksasa yg sangat khas, merupakan hanggar lapangan terbang angkatan bersenjata, menghiasi aura airport tsb. Panas terik langsung menemani pendaratan kami. Suasananya sangat tidak mencerminkan bahwa kami br saja mendarat di salah satu airport internasional, bahkan kota terbesar kedua setelah ibukota negara Hanoi. Seperti terminal bus aja. Iya... kayak stasiun kereta di daerah... Perjalanan menuju penginapan kami di Red Sun, sungguh hanya bs kami nikmati saja, tanpa bs bertanya macem2. Soalnya sopirnya ga bs bahasa Inggris... Ya sudah... nikmati aja.. hehehehe...
Kesan pertama sama ni kota, bersih banget. Padahal jarang ngeliat tempat sampah lo.. Trus kabelnya si ngalah2in Indonesia untuk urusan amburadulnya... Belit sana.. belit sini... gak tau yg mana kabel telepon yg mana kabel listrik...
Setelah chek in, lgs ngabur cari makan, ketmu KFC di pengkolan. Lgs aja makan disana.. Abis ga nemu pilihan lain. Murah juga lo... Dan kita dapet posisi yg enak bgt di lantai 2, bs sambil nikmati orang2 yg lalu lalang.
Kenyang di KFC, lgs beredar muter2 kota Saigon (oya.. sekarang si namanya dah ganti jd Ho Chi Minh, salah satu tokoh Vietnam yg sangat terkenal). Maen2 ke pasar, belanja2.. tebar pesona ma dedek2 Vietnam yg putih2 dan manis2, trus sore itu berujung di Trung Nguyen Cafe. Menikmati secangkir kopi kental yg nikmat... Masing2 mesan 1 macem kopi supaya bs saling coba.. enak semua loh... Kudu mampir ke sini ni kl ke Ho Chi Minh City.
::imansoe:: w/ Ocon, Cisil, Noer, Aya, Ipeh & Wahyudi Canon EOS 350D Kit 9 April 2006 Ho Chi Minh City
|
| |
|