Aloha... ::Jejak Tse Rangga::

Iman's posts with tag: coretan hati

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag coretan hati
Blog EntryPulang ke JogjaJun 24, '07 7:40 PM
for everyone
Dering HP pagi itu berasal dr adikku yg kebetulan sdg di Jakarta. Kabar pagi itu, mbah putri berpulang. Dengan mata msh sepet krn kurang tdr, saya menjawab akan menyusul ke Jogja. Teringat kembali belasan tahun lalu saat pertama kali dengan rutinnya selalu mengunjungi beliau tiap liburan sekolah akhir pekan. Hanya berjarak sekitar 45 menit dr sekolah ke rumah beliau. Dg perawakan kecil tp selalu tersenyum, mbah guru begitu beliau biasa dipanggil di desanya.

Pagi itu mampir sebentar ke kantor. Menyelesaikan beberapa kerjaan & keperluan. Lalu berangkat ke bandara. Go Show. Selama perjalanan menuju Soekarno Hatta, saya menimbang2 siapa saja yg akan saya temui setelah urusan dg keluarga selesai. Jogja memang kota yg pernah saya tinggali hampir 9 tahun sejak pertama kali masuk SMA. Selalu dihadapkan pd beberapa pilihan orang yg akan saya temui ketika kembali ke kota pelajar ini. Bs saja temen2 SMA saya dulu di SMA 8, atau temen2 kuliah di Broadcasting UGM atau dengan temen2 maen diluar 2 komunitas diatas, atau bertemu dengan temen2 baru yg saya kenal melalui dunia maya tapi belum pernah saya temui sebelumnya. Dan pilihan saya jatuh pada pilihan terakahir. Saya coba hubungi beberapa temen saya untuk menanyakan nomer HP temen yg saya kenal dr halal bihalal MP di puncak dulu yg kebetulan berada di Jogja. Dapat. Saya hubungi. Dan kami pun berjanji untuk bertemu setelah urusan keluarga saya selesai.

Soekarno Hatta siang itu sangat ramai. Maklum msh musim liburan. Dengan keraguan yg besar saya msh mencoba berpikiran positif akan mendapat tiket yg tidak mahal. Sedengan lah.. Saya menghubungi Garuda Call Centre menanyakan seat yg msh kosong. "Penuh untuk semua kelas, pak". Begitu jawaban ramah petugas perempuan diseberang telepon yg saya hubungi. Saya mulai was2. Untuk penerbangan dengan harga yg mahal saja penuh. Bagaimana lg dengan penerbangan yg lain. Saya mulai mencemaskan seat yg kosong, tdk lg harga yg mahal. Akhirnya setelah muter2 di bandara, saya dihadapkan 2 pilihan yg tersisa, Lion Air kelas bisnis atau Adam Air. Sementara penerbangan lain sudah penuh. Pilihan kedua saya ambil. Dengan harga tiket Rp. 665,000,- saya pun chek in saat itu jg.

Di dlm ruang tunggu, tiba2 saya dipanggil dgn panggilan khas yg sering saya dengar dulu ketika masih SMA. Wah... ternyata 2 orang temen SMA seangkatan dulu. Seneng sekali. Ngobrol ngalor ngidul, menanyakan kabar masing2, jg kabar temen2 yg laen. Temen saya ini ternyata sudah sukses membangun usahanya sendiri sebagai arsitek, setelah sempet bekerja 3 tahun di perusahaan orang. Merenung.. Sementara saya masih saja menjadi buruh di sebuah perusahaan asing. Betapa beruntungnya nasib temen saya itu. Masih muda tapi sadah bisa menjadi bos untuk diri sendiri. Karena penerbangan saya delay, saya sempatkan membuka Powerbook mengecek pekerjaan. Posisi saya yg mengharuskan selalu mobile, megharuskan saya untuk mampu mengerjakannya di manapun saya berada. Cukup dengan senjata data telepon yg saya punya plus sambungan selular dan internet yg bs saya aktifkan kapanpun saya butuhkan.

Setelah berpisah dengan teman2, saya pun melanjutkan perjalanan menggunakan bus menuju Kulon Progo, Jogja. Karena sudah maghrib, saya cukup kesulitan mencari bus yg lewat dan bs berhenti di kota Wates. Rata2 bus yg lewat sana, bus Patas antar kota atau bus Malam yg menolak penumpang jarak dekat seperti saya. Setelah tanya sana sini, saya menunggu keberangkatan bus Mandala jurusan Surabaya-Bandung, satu2nya bus yg bisa berhenti di  Wates. Transportasi malam untuk Jogja memang kurang sekali. Bahkan dari obrol2an saya dengan penjaga WC umum yg ada di terminal Jogja, hanya sampai jam 5 sore saja. Sayang sekali untuk kota pariwisata sekelas Jogja, transportasi umumnya sangat terbatas sekali.

Bus Mandala yg saya tumpangi penuh sekali. Seperti naik bus kota Patas AC yg sering saya tumpangi di Jakarta. Sebagian besar penumpang seperti saya, yg hanya akan turun di Wates. Dalam kondisi desak2an seperti itu, SMS tetep saja masuk silih berganti. Urusan kerjaan.

Tapi ada 1 SMS yg nomernya blm saya kenal. "Udh nymape yk kan? Ga kesasar kan? =) *muter lagu yogyakartanya kla sbg backsound sms *ttd : anak mgl". Wah.. ternyata temen MP yg kebetulan sama sekali memang blm pernah saya temui. Sebelum brangkat saya meninggalkan nomer HP & berjanji untuk bertemu dengan dia sekiranya saya ke Jogja. Lagu Yogyakarta memang selalu mengiringi kepulangan saya ke Jogja. Lagu yg pertama kali populer saat saya akan lulus SMP dan memutuskan untuk meanjutkan SMA di Jogja.   Akhirnya sepanjang perjalanan menuju Wates, ditemani musik jawa yg mengalun pelan plus desak2an penumpang dalam bis, saya membalas SMS dari temen baru saya itu dan SMS dr temen kantor.

Setibanya di Wates adik saya sudah menunggu di Karang Nongko, Wates. Sayang sdg teburu waktu. Padahal disana ada 1 warung bakso yg selalu saya singgahi setiap kali mengunjungi kota Wates. Rasanya enak sekali. Bahkan temen2 SMA dulu yg pernah saya ajak kesini selalu makan 2 mangkok setiap kali kesini.

Di rumah sudah berkumpul semua keluarga besar mbah putri dari ibu. Nostalgia ketemu dengan sepupu, pakde, bude, paklik, bulik dan temen2 disana yg sering saya temui dl sewaktu msh sering mengunjungi rumah mbah. Saling bertanya kabar. Sampai akhirnya dijelasin oleh ibu bagaimana mbah putri meninggal. Mendadak saja. Awalnya hanya masuk angin. Setelah dipijet ibu krn kecapean, mbah putri tidur. Paginya mbah putri sudah berpulang. Mungkin memang sudah waktunya. Umur beliau yg sudah sepuh, 87 tahun. Kami keluarga yg ditinggali hanya bs mendoakan dan ikhlas menerima. Semoga segala amal beliau diterima disisiNya dan segala dosa beliau diampuni. Selamat jalan mbah putri.

Imansoe
Gambar diambil saat penerbangan Jakarta-Jogja

Blog EntryTermenung aku...Jul 10, '06 12:34 PM
for everyone





......bingung.......






Blog EntryBinatang MalangFeb 18, '06 1:37 AM
for everyone

Ada makhluk pintar disekeliling gue
Bertingkah seperti anjing
Merasa tau segalanya
Ada makhluk dewasa disekeliling gue
Bertingkah seperti babi
Merasa lebih dewasa dari semuanya
Seluruh alam semesta harus berputar mengelilinginya
Semua perhatian harus tertuju padanya
Menyerang menerjang terjang
Menuduh mununjuk tunjuk
Mencerca membabi buta
Tak sadarkah engkau wahai binatang malang
Bahwa engkau sedang menggigit dirimu sendiri
Begitu banyak pohon meliuk membicarakanmu
Berdesir mentertawakan kebodohanmu
Sinis melihat mimpimu dipetang hari
Sayang... Gue hanyalah manusia sangat biasa
Mencoba hidup dari rutinitas yang biasa
Mencoba sempurna dari ketidaksempurnaan
Mencoba berjalan dengan urutan langkah sendiri
Tanpa harus merasa pintar
Menentukan langkah orang lain
Tanpa harus merasa bijak
Menyalahkan mimpi orang lain
Karena gue hidup berbeda dari elo...

::depok 180206 11.00::
::iman::


Blog EntryAh... Entahlah...Nov 2, '05 9:53 AM
for everyone

Menelusuri jalan-jalan kota jogja
Malam itu serasa berbeda
Setiap sudut kota menyisakan cerita lalu
Setiap bentuknya menyisakan potongan-potongan kisah
Saat hampir sembilan tahun kuhabiskan waktu disini..

Yang pasti banyak energi tercipta
Proses mendewasakan diri
Dan setelah masa itu lewat hampir 4 tahun yang lalu
Mencoba aku merenungkan semuanya
Masih sama..
Kota Jogja masih belum berubah..
Masih saja sama..
Jejak langkah yg pernah aku lalui...
Masih belum berubah

Hanya saja...
Malam itu...
Aku mulai menyadari
Ada yang tidak lagi lengkap disana
Sepertinya...
Jiwa dan hati ini sebagian sudah dimiliki oleh Jakarta
Kota metropolitan yang benyak menawarkan janji dan petualangan hidup
Atau juga teman-teman yang sudah raib entah kemana..
Yang tersisa.. tak banyak memberi arti
Sebab mereka hanyalah potongan dari bagian kecil pita kehidupanku..
Dan malam ini aku menyadari..
Aku rindu Jakarta...
Ah.. entahlah...

::iman::

021105 disatu sudut kota Jogja


Blog EntryApa Yang Terjadi... Terjadilah...Oct 26, '05 12:34 AM
for everyone
Malam pekat diluar sana
Hanya sekelebatan cahaya yang dengan rapi melewatiku perlahan
Garis sinar dari lampu-lampu mobil yang berseliweran liar
Riuh rendah suara kendaraan yang meraung menantang malam
Gedung-gedung kokoh nan indah berjejer mengiringi
Mencoba mewakili perkasanya kota jakarta
Menenemani perjalananku membelah jalanan yang akrab kulalui
Dan entah sudah berapa kali aku lewati
Selalu saja sama
Kupu-kupu malamnya Peter Pan lembut menemaniku
Mencoba mewakili perasaan
Kadang ada senyum dalam tangisan
Kadang ada tangis dalam senyuman
Mencoba jujur pada hati yang merenung
Hmm...
Kucoba saja nikmati damai ini
Apa yang terjadi... terjadilah...

::iman::
sepanjang buncit-kuningan
251005

© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help